Setiap kali gaji baru masuk ke rekening, rasa semangat langsung naik. Godaan untuk belanja, nongkrong, atau membeli barang impian selalu muncul di awal bulan. Tapi di balik euforia itu, ada hal yang sering terlupakan: masa depan finansial. Padahal dengan memahami pengelolaan dana dan program jaminan sosial sejak dini, termasuk pengetahuan dasar seperti cara klaim JHT, setiap pekerja bisa menyiapkan hidup yang lebih tenang di masa mendatang.
- Sisihkan di Awal, Bukan di Akhir Bulan
Kesalahan umum yang sering dilakukan adalah menabung dari sisa gaji, padahal biasanya tidak akan tersisa banyak. Triknya adalah membalik kebiasaan tersebut: langsung alokasikan sebagian kecil dari gaji begitu cair, sebelum digunakan untuk kebutuhan lain. Metode sederhana seperti auto-transfer ke rekening khusus tabungan pensiun bisa membantu menjaga konsistensi. Dengan langkah ini, dana masa depan akan tumbuh tanpa terasa berat. - Pisahkan Tabungan untuk Tujuan Jangka Panjang dan Pendek
Tidak semua tabungan harus dipakai untuk tujuan yang sama. Bedakan antara dana darurat, dana liburan, dan dana pensiun. Ketika semua tercampur, besar kemungkinan tabungan jangka panjang akan terpakai untuk kebutuhan sementara. Dengan membagi secara jelas, keuangan menjadi lebih terarah dan risiko kekurangan dana pensiun di masa tua dapat dihindari. Ini membantu menciptakan kebiasaan finansial yang disiplin sejak dini. - Manfaatkan Program Jaminan Hari Tua Sejak Awal Karier
Program jaminan sosial seperti jaminan hari tua memberi manfaat besar bagi pekerja di masa mendatang. Melalui program ini, dana yang disetor secara rutin akan terus berkembang dan bisa menjadi bekal setelah pensiun. Selain itu, pekerja juga memperoleh perlindungan sosial saat mengalami risiko kerja atau kehilangan pekerjaan. - Pelajari Dasar Investasi yang Aman dan Terjangkau
Dunia investasi tidak selalu tentang saham atau bisnis besar. Kini banyak platform yang menawarkan investasi kecil dengan risiko rendah, seperti reksa dana pasar uang atau obligasi pemerintah. Investasi jenis ini cocok untuk pemula yang ingin memulai tanpa rasa khawatir berlebih. Semakin cepat belajar dan mencoba, semakin besar peluang dana pensiun bertumbuh seiring waktu. Kuncinya adalah konsistensi, bukan seberapa besar nominal yang disisihkan. - Rancang Tujuan Finansial Pribadi dengan Waktu yang Jelas
Membuat rencana konkret bisa membantu menjaga motivasi. Tentukan target, misalnya ingin pensiun di usia berapa dan berapa kebutuhan bulanan saat tidak lagi bekerja. Dari situ, bisa dihitung berapa dana yang perlu dikumpulkan setiap bulan. Dengan visi yang jelas, langkah kecil seperti menabung dan berpartisipasi dalam program jaminan sosial terasa lebih bermakna karena memiliki arah yang pasti.
Menyiapkan dana pensiun bukan hanya tentang menabung, tapi juga tentang memahami hak sebagai pekerja dan memanfaatkan fasilitas yang sudah tersedia. Program jaminan hari tua merupakan langkah nyata untuk memastikan kehidupan tetap stabil di masa depan. Dengan disiplin mengelola keuangan, mempelajari berbagai opsi investasi, dan memahami hal teknis seperti cara klaim JHT, setiap pekerja muda dapat menikmati hasil kerja kerasnya dengan tenang ketika tiba saatnya beristirahat dari rutinitas.
Ref:
https://www.bpjsketenagakerjaan.go.id/cara-klaim.html
